PROFIL YAYASAN

Berada di tempat yang salah adalah satu kondisi yang sangat tidak diinginkan setiap orang, tetapi fakta bahwa hal itu terjadi dan terus terjadi di belahan bumi manapun. Siapapun mereka adalah orang-orang yang telah melakukan sebuah kesalahan, tetapi SALAH tidak selalu sama dengan JAHAT karena salah bisa direvisi, dibenahi menjadi benar, sedangkan Jahat itu telah merugikan orang / pihak lain dengan sengaja, sehingga dibutuhkan keseriusan untuk memperbaiki mulai dari niat untuk bertaubat, melakukan ikrar, melakukan perbaikan-perbaikan rencana dan aktifitas dan dan menyiapkan program yang konsisten agar tidak mengulangi perbuatan. dan dengan kondisi WB yang kehilangan sebagian besar dari kebebasannya dalam ber ekspresi, dalam berkarya, menjadi sangat tidak mudah untuk memperbaiki diri. Jahat itu juga satu kondisi yang masih bisa diperbaiki dan bahkan bisa menjadi jauh lebih baik dari dirinya sebelumnya. Tidak semua orang yang menjadi Warga Binaan (WB) adalah penjahat.

Dengan kondisi tersebut di atas diperlukan program yang strategis agar bisa mengupayakan setiap WB agar bisa keluar dari situasi yang tidak diinginkannya tersebut, menemukan jalan menjadi lebih baik, dan tidak mengulangi hal yang sama.

Untuk merealisasikan hal itu dibutuhkan kepedulian banyak pihak untuk berpartisipasi dalam menciptakan program dan kondisi yang mendukung perbaikan masa depan mereka.

Maka dari itu yayasan Bina Insan Berdikari hadir guna menjadi wadah bagi WB untuk merealisasikan keinginan menjadi lebih baik serta dapat menjalani hidup yang lebih produktif dan positif.

ASPEK LEGALITAS

Akte Pendirian Perusahaan

  • Nomor : 07
  • Tanggal : 20 Desember 2017
  • Notaris : Theresia Pusvita Dewi, S.H.

Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum

  • Nomor : AHU-0018676.AH.01.04.TAHUN 2017
  • Tanggal : 21 Desember 2017
  • Instansi Pemberi : Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum

Memorandum Of Understanding dengan pihak Lapas Kelas II B Sleman

  • Nomor : W14.PAS.PAS3.PK.01.08.03-59
  • Nomor : 002/BIB/I/2018
  • Tanggal : 08-Januari-2018
  • Perihal : Pengelolaan Kampung Asimilasi Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Pemasyarakatan Kelas II B Sleman

Perjanjian Kerjasama Yayasan Bina Insan Berdikari dengan pihak Lapas Kelas II B Sleman

  • Nomor : W14.PAS.PAS3.PK.01.08.03-60
  • Nomor : 003/BIB/I/2018
  • Tanggal : 08-Januari-2018
  • Perihal : Pengelolaan Kampung Asimilasi Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Pemasyarakatan Kelas II B Sleman

VISI, MISI, DAN SASARAN

VISI

“ MEMBANGUN PERADABAN BARU BAGI SELURUH MASYARAKAT INDONESIA ”

 

MISI

  1. Pembinaan terhadap warga binaan pemasyarakatan dan juga bekas warga binaan pemasyarakatan dengan keterampilan-keterampilan
  2. Pembinaan terhadap warga umum yang kurang mampu, tidak mempunyai sumber mata pencaharian dan atau tidak mempunyai kemampuan untuk memenuhi kebuituhan pokok untuk dibekali dengan keterampilan-keterampilan agar mereka mampu mencukupi kebutuhan keluarganya & meningkatkan taraf ekonominya.

SASARAN PROGRAM

Untuk membangun program mengembalikan WB pada masyarakat secara kondusif diperlukan penanganan secara menyeluruh pda WB dan lingkunganya sehingga sasaran program ini adalah :

  1. Seluruh WB Lapas Cebongan yang berminat dan atau ditunjuk pihak Lapas.
  2. Keluarga WB (Istri/ Suami dan anak)
  3. Peserta Program Asimilasi

 

  1. WB yang telah memenuhi syarat untuk memasuki masa Cuti Bersyarat/ Cuti Menjelang bebas
  2. Mantan Warga Binaan yang telah menyelesaikan masa hukuman

 

MOTTO

“BERBAGI DAN BERDIKARI”

METODE PELAKSANAAN

  1. Pembinaan saat WB masih dalam masa tahanan murni. Didalam Lapas. Ada 3 (tiga) tahapan yang akan dilakukan adalah:

Pola pikir. Secara bertahap akan didatangkan mentor yang ahli dalam optimalisasi mindset positif, menghilangkan trauma, pengenalan diri dalam program Achievement Motivation Training.

Bagaimana WB di latih untuk merubah pola pikir yang positif dan optimalisasi segala potensi yang ada. ( Modular Menyusul)

  1. Membuat kelas-kelas minat praktis, mendampingi dengan mentoring dalam hal :
  • Membuka ide kreatif dan membuat rencana kerja
  • Melatih ketrampilan
  • Menyiapkan sarana pelatih untuk bidang minat kelompok-kelompok bidang usaha. (Makanan,konveksi, handycraft, mebel, dll)
  • Menyiapkan sarana produksi untuk yang telah siap berkarya dan mendapatkan pesanan.
  1. Menampung Hasil karya WB untuk di pasarkan dan atau mencarikan pelanggan untuk diproduksi oleh WB di dalam sesuai ketrampilan masing-masing.
  2. Membayar Hasil karya mereka dengan metode yang sesuai dengan mekanisme yang diijinkan bagi WB.terutama untuk membantu keuangan keluarga WB dan menabung sebagai modal usaha saat memperoleh kebebasannya).

          2. Program Kerja Kampung Asimilasi

Bagi WB yang telah memenuhi syarat dan mendapat kepercayaan pihak Lapas selaku Pembina Utama untuk mengikuti Program Asimilasi di Luar Lapas, Yayasan Bina Insan Berdikari bekerja sama dengan para pengusaha simpatisan, donatur, dan masyarakat yang peduli, telah dan akan menyiapkan berbagai sarana usaha, sebagai tempat penampungan Warga Binaan Program Asimilasi untuk bekerja dan berkarya.

Tahap I : Kampung asimilasi akan memanfaatkan lahan samping Lapas Cebongan milik Yayasan seluas sekitar 3000 m2 untuk berbagai bentuk usaha yang sedang dipersiapkan diantaranya adalah :

  1. Perlatihan pembuatan kerajinan
  2. Membuat kerajinan
  3. Pelatihan penetasan telur
  4. Pemeliharaan tanaman dan pemanfaatan daun pisang
  5. Peternakan ikan
  6. Café Mini
  7. Galery karya WB lapas Cebongan (pameran terbuka dan menerima pesananan).

HUBUNGI KAMI

KANTOR SEKRETARIAT:

Jl Magelang Km 6 , Ruko No. 1 Barat Fly Over Jombor

Telp : (0274) 4362737

 

CAMP ASIMILASI:

Bedingin, Sumberadi Mlati Sleman Yogyakarta (Utara lapas kelas II B Sleman) Telp : (0274) 436-2737

Contact Person :

Ir. Arif Budiono Hp / WA : 0817-469-888